Skip navigation

Hujan yang turun sore membuat Malang semakin dingin. Ga ada yang menarik dilakukan kecuali  hanya duduk menonton televisi. Sepertinya acara di minggu sore masih saja didominasi reality show. Tapi ada salah satu channel lokal yang menyajikan acara agak lain. Harun Yahya. Sebenarnya  banyak juga dvdnya, tapi tidak ada salahnya kan ya. Daripada nonton reality show yang konon  katanya semua hanya akal2an saja.

Oke mari kita lihat apa yang saya saksikan. Tentang tubuh manusia dan organ2 didalamnya. Dimulai dari hidung. Hidung memiliki 2 lubang disisi bawah menghadap keatas  memungkinkan udara yg kita  hirup saat bernafas berputar2 dulu seperti spiral untuk disaring. Seperti bensin yang masuk ke tangki melalui corong  berpenyaring. Jika tanpa berputar, kerja saringan akan menjadi lebih berat. Dan bisa dibayangkan andai  penyaringnya rusak atau bahkan tdk ada, apapun jadi bisa masuk ke tubuh.. Subhanallah.

Dari hidung udara akan melalui tenggorokan. Didalam tenggorokan pun masih ada sistem pengaman berupa lendir dan rambut getar. Rambut getar bergerak beriringan untuk mengalirkan kotoran2 yg mgkn masih ada dan keluar dalam  respon batuk.

Perjalanan udara berlanjut ke paru2. Di dalam paru2, udara tersebut diolah sedemikian rupa melalui suatu sistem yg  rumit, bercabang2 seperti akar tanaman. Ini untuk memisahkan partikel2 di udara yang masuk. Yg paling dibutuhkan  tubuh adalah oksigen, diproses melalui proses yang juga rumit lalu menghasilkan  karbondioksida yang dikeluarkan  atau dihembuskan saat kita bernafas.

Oksigen yg dihasilkan dialirkan ke dalam darah. Ibarat air aquarium yg perlu diberi oksigen, darahpun seperti itu. Dan yang bertugas menangkap oksigen di dalam darah adalah hemoglobin. Hemoglobin menangkap oksigen seperti  magnet  yang menarik besi lalu mengalir bersama darah yg berisi sari makanan untuk memenuhi  kebutuhan nutrisi ke semua organ tubuh.

Amazing sekali. Bagi sebagian kita kata canggih mungkin identik dengan warna silver, mesin2 berat, besi, logam, komponen listrik, perangkat keras dsb. Tapi melihat apa yg ada di ‘dalam’ tubuh ini, membran,rambut getar, molekul, sesuatu yg lunak dsb ternyata jauh lebih canggih.

Dan mengapa mereka semua bisa sebegitu patuhnya? Bagaimana jika rambut getar tdk mau bergerak krn jijik  mengalirkan kotoran dr udara yg masuk. Atau paru2 tdak mau repot2 memproses udara yg masuk krn terlalu rumit. Atau hemoglobin keberatan menangkap oksigen dari paru2 dan malas ikut bersama darah mengalirkan nutrisi? Mengapa mereka bisa sepatuh dan sedisiplin itu?

Ini karena mereka begitu taat kepada penciptanya. Tunduk patuh menjalankan apa yang digariskan oleh penciptanya. Bekerja keras tanpa henti 24 jam demi kelangsungan hidup tubuh kita. Bukan demi kita sbg pemimpin tubuh ini, tetapi demi kepatuhannya pada penciptanya. Tidakkah kita malu? Kita disupport penuh agar tetap hidup oleh organ2  yg taat dan patuh pada Allah, sementara kita sendiri malah tidak taat dan patuh. Tidakkah kita malu? Jika terlintas  akan berbuat maksiat, lihatkan sebentar apa yang terjadi di dalam tubuh ini.

Mari kita belajar dari kepatuhan orhan2 tubuh kita. Memang seharusnya kita malu.

*dedicated to myself

5 Comments

  1. wah…bener banget yaaa!!!
    makasih share nya…

  2. sungguh artikel yang serasa Chicken Soup. Menghangatkan jiwa.:)

  3. Konon, bernafas itu sudah otomatis. Kita tidak perlu lagi berpikir untuk bernafas. Bernafas, ya bernafas aja.

    Kata orang, bernafas sudah diatur oleh alam bawah sadar manusia. Spontan dan otomatis. Bagaimana kalau SOPAN, RAMAH,bahkan BELAJAR sudah bersifat spontan dan otomatis. Keren kayaknya ya

    Tapi bingung nih gimana tuh caranya😉

  4. Weseleh..
    Sip dah postingannya..

  5. terima kasih terima kasih..
    Sopan, Ramah dan Belajar memang sepertinya tidak diset otomatis. nanti kita jadi kayak robot, dan ga ada bedanya satu sama lain hehe
    tidak otomatis tapi bisa dilatih😀

    Terima kasih discussnya


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: