Skip navigation

Hampir sebulan sudah saya tinggalkan kota surabaya yang bahkan tidak pernah saya bayangkan untuk meninggalkannya. Juanda yang jadi saksi perpisahan saya dengan sahabat2 terbaik memang belum banyak berubah. Pun segala kenangan2 dikota ini juga tetap tak banyak berubah dipikiran saya. Itulah yang membuat sampai detik inipun saya masih merasa berat meninggalkan surabaya. Tapi yasudahlah, semua harus dihadapi. The live must go on. Mutasi memang terkadang menimbulkan banyak tanya. Dan semoga juga hikmah tentunya.

Pesawat kecil berbaling2 sdh siap lepas landas. Lampu2 kecil juanda seolah menarik2 saya agar tetap tinggal. Mengapa semua jadi berat lagi.. Dan pula, terus terang saya masih belum menemukan klik dengan kota baru saya. Semua masih terasa asing. Namun tidak mungkin selamanya saya simpan rasa ini. Saya rasa saya harus berbenah, membenahi pikiran membenahi hati dan juga membenahi sudut pandang saya. Untuk teman2 yang mengalami hal serupa, mgkn beberapa tips berikut dapat membantu.

1. Ikhlas dan semangat
Tidak semua orang bisa menerima dengan lapang adanya mutasi. Apalagi jika kita ditempatkan di tempat yang jauh dan asing. Persiapan mental adalah fondasi utama untuk menghadapi hari hari baru di tempat yang baru. Mungkin tidak selamanya mudah, tapi sebaiknya kita berfikir positif tentang keputusan mutasi ini. Yang Diatas pasti sdh merencanakan yang terbaik untuk kita. Siapa tahu disana ada penghidupan dan kesempatan yang lebih baik. Pengalaman baru, lingkungan baru, teman2 baru dan bagi yang belum berkeluarga, mungkin saja siapa tahu jodoh anda ada di tempat yang baru.

2. Cari tahu gambaran pekerjaan baru anda
Sesaat setelah anda menerima kepastian SK Mutasi anda, sebaiknya anda bisa langsung bertanya ke rekan2 anda tentang pekerjaan baru yang nantinya akan anda geluti. Atau keteman di kota lama anda yang memiliki bagian sama dengan anda. Baik tentang gambaran umum, jobdesc maupun kendala yang sering dihadapi. Dengan mengetahui hal ini, sedikit banyak bisa mengurangi kegugupan anda saat datang di tempat kerja anda yang baru.

3. Kenali lingkungan pekerjaan anda
Saat pertama kali datang salami semua org yang ada disana. Bagaimanapun tingginya jabatan anda di kantor sebelumnya, saat ini anda adalah org baru. Jadi anda yang harus ‘kulonuwun’ dan aktif berkenalan dengan orang2 di kantor baru anda.

4. Menghadap atasan baru
Mungkin terselip rasa grogi takut tapi itu wajar. Percayalah dan positif thinking bahwa atasan anda akan menghargai anda. Utarakan maksud kedatangan anda dan antusiasme anda untuk bergabung di departemen yang baru. Jika anda ditanya tentang pekerjaan anda sebelumnya, jangan ragu untuk menjawab dengan detail sehingga atasan anda akan tahu dimana kebiasaan, potensi dan kelebihan anda. Pun ketika anda ditanya ttg gambaran pekerjaan di dept baru, anda tdk kesulitan krn sdh mencari info sebelumnya.

5. Kenali rekan sekerja anda
Ini penting sekali krn nantinya sehari2 anda akan selalu berurusan dengan mereka. Tentang jobdesc, kebiasaan atasan, budaya kantor, dan bahkan untuk hal2 diluar pekerjaan seperti info kost, t4 makan dll. Jangan pernah membandingkan dengan sahabat dan rekan kerja anda di kantor lama. Karena semua pasti berbeda. Dan tentunya anda pasti butuh waktu untuk ‘klik’ dengan rekan kerja anda. Bukankah ke’klik’an anda dgn sahabat2 anda dikantor lama juga tdk langsung sim salabim kan.. Syukur2 kalo lgsg dapat rekan yang klik, kalo tidak ya sebaiknya bersabar sebentar..

6. Cari tempat tinggal yang nyaman
Jika anda masih lajang, sebaiknya pilih kost yang benar2 nyaman. Berbagai faktor perlu dipertimbangkan spt jarak dr kantor, fasilitas, jarak dengan t4 makan dsb. Tempat tinggal ini sangat penting krn jikalau anda blm betah di kantor baru ataupun stress dgn tumpukan pekerjaan, anda bisa segera pulang ke kost yg nyaman. Jika kost tdk nyaman, tingkat stress bisa 2 kali lipat tentunya🙂
Untuk yg sdh berkeluarga, rmh kontrakan bisa jd alternatif tepat. Dgn dukungan anak istri tentunya proses mutasi bisa berjalan lbh smooth..

7. Cari teman sebanyak banyaknya
Anda bisa menginfokan ke akun sosial anda bahwa anda pindah ke kota X. Mungkin saja diantara teman2 anda ada yg ternyata tinggal di kota tsb. Mgkn teman lama di kampus, smu, smp bahkan sd. Kalaupun anda punya komunitas hobby akan lebih baik lagi. Misal komunitas travelling, fotografi, sepeda dll. Biasanya member2 komunitas sangat welcome membantu member lain yang baru pindah ke kotanya. Dengan banyak teman akan banyak memudahkan kita di kota yang baru.

8. Berkeliling kota
Disaat anda memiliki waktu luang, sebaiknya anda sempatkan untuk mengelilingi kota baru anda. Anda bisa meminta bantuan teman terdekat ataupun kalaupun anda masih benar2 baru, anda bisa berkeliling sendiri. Jangan malu bertanya. Toh ini di indonesia, akan sgt bnyk org2 yg bisa ditanyai jika anda tersesat (tp tetap waspada tentunya). Paling tidak anda tahu dimana tempat beli keperluan anda sehari2, tempat membeli buku buku favorit anda, tempat2 hiburan atau mall untuk mencari barang2 yang anda pelukan.

Suara pramugari lewat speaker sedikit mengagetkan saya. Menyadarkan saya bahwa pesawat sudah mendarat. Selamat bertemu lagi kota baru. Alhamdulillah. Segera saya klik tombol save, memindahkan flight mode *dan sambil terus berharap semoga saya segera klik dengan kota ini…

Semoga

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: